Kuis 1 – Pengantar Multimedia

  1. Berapakah ukuran file yang akan dihasilkan jika anda merekam audio dengan menggunakan resolusi 16-bit stereo, dengan sampling rate 22.05 KHz, selama 5 menit ?
  2. Jelaskan apa  yang dimaksud dengan MIDI? Apa keuntungan penyimpanan data audio dalam bentuk MIDI?
  3. Jelaskan apa perbedaan antara tipe bitmap image dan vector image? Sertakan contoh gambar pada jawaban anda.
  4. Secara garis besar, image dapat dibagi menjadi monochrome,  gray-scale,  8-bit,  dan 24-bit Color Image.  Jelaskan maksud masing-masing image tersebut dan sertakan contoh gambarnya.
  5. Apa perbedaan antara color-depth dan resolution pada image ?
  6. Misalkan akan dibuat image dengan colour depth 24 Bit, dengan resolusi 800×600, hitunglah berapa kira-kira ukuran file yang akan dihasilkan oleh image tersebut.
  7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan anti-aliasing pada image?
  8. Jelaskan model warna yang digunakan pada peralatan printer.
  9. Jelaskan perbedaan antara model  warna RGB, HSV dan HSL.
  10. Sebutkan fitur pada software yang biasanya menggunakan model warna HSV dan HSL.

 

Jawab

  1. sampling rate = 16-Bit

resolution = 22.05 Khz

Channel = 2 (stereo)

Waktu = 5 menit

Jumlah bit per detik    = Sampling rate * resolution * Channel

Jumlah bit / 300 detik = 16 * 22.05 * 2

Jumlah bit = 16 * 22.05 * 2 * 300

Jumlah bit = 211680 bit

2. midi adalah suatu musik yang dihasilkan dengan alat musik virtual meskipun dari hasil audionya tak sehalus oleh alat musik yang asli namun keunggulan midi adalah dari suara yang dihasilkan adalah kejernihan dan terdengar begitu seimbang dari suara yang kecil dengan nada tingi ataupun rendah.

3.

BITMAP

Bitmap adalah tipe image digital yang dibentuk oleh susunan kotak-kotak kecil yang disebut pixel. Pixel ini membentuk kumpulan warna yang terlihat sebagai sebuah image pada layer monitor. Pada gambar bitmap, apabila ukurannya diperbesar maka gambarnya akan pecah dan terlihat kotak-kotak kecil.


VEKTOR

Vektor adalah tipe image yang tersusun dari garis dan kurva. Kelebihan tipe image ini adalah jika image mengalami pembesaran atau pengecilan, garis dan kurva akan ikut menyesuaikan sehingga gambar tidak mejadi pecah. Kekurangan tipe vector adalah jumlah warna yang dihasilkan sedikit dibandingkan tipe bitmap.

 

 

4.  Monochrome : Monochrom biasanya menampilkan 2 warna, warna background dan satu lagi adalah warna foreground. warna tersebut adalah warna hotam dan warna putih, hijau dan hitam dan kuning dan hitam.

Gray-scale : Gray Scale monitor adalah jeanis spesial dari monitor monochrome yang dapat menampilkan bayangan ungu yang berbeda.

8 bit image

Masing-masing pixel mempunyai gray value antara 0 s/d 255. Masing-masing pixel direpresentasikan oleh single Byte. (dark mempunyai kemungkinan nilai 10 sedangkan bright kira-kira bernilai 230). Image merupakan array 2 dimensi dari pixel value yang disebut bitmap. Resolusi image merepresentasikan kumpulan dari pixel2 dalam sebuah image digital. Hardware tempat menyimpan bitmap disebut frame buffer (video card). 8-bit image dapat di gambarkan sebagai himpunan dari 1-bit bitplane dimana 1 plane berisi 1-bit yang merepresentasikan pelevelan image.

  • 8-bit color image

Digunakan sebagai metode untuk merepresentasikan gambar yang tiap pixel-nya terdiri dari 8 bit data warna. Jumlah maximum warna yang bisa ditampilkan dalam 1 waktu adalah 256 warna. Secara umum, warna yang ada pada 8 bit color image didapatkan dari ‘palette’ yang terdiri dari 256 warna, dimana tiap entri pada pallete diberikan nilai RGB tersendiri yang unik. Struktur lain yang sering digunakan pada 8-bit color image adalah penggunaan 8 bit yang secara langsung mendeskripsikan intensitas nilai RGB(red, green, and blue), secara umum dibagi menjadi 3 bits untuk R(red), 3 bits untuk G(green) dan 2 bits untuk B(blue). Bentuk seperti ini biasa disebut dengan 8-bit truecolor. Berikut strukturnya:

Bit 07 06 05 04 03 02 01 00
Data R R R G G G B B

Kelebihan 8-bit color images :

Tidak membutuhkan storage yang besar, karena tiap pixel hanya membutuhkan 8-bit untuk pewarnaannya selain itu, bentuk image yang ideal untuk pengelihatan mata orang normal, karena persepsi manusia terhadap warna adalah terbatas/tidak maksimal.

Kekurangan 8-bit color images :

Pewarnaan kurang detail, karena hanya menggunakan 8 bits untuk setiap pixel-nya, sehingga variasi warna-nya ‘sedikit’, hal ini menyebabkan 8-bit color image kurang cocok dimanfaatkan untuk keperluan yang memerlukan advance graphics, misalkan untuk periklanan, seni, dll.

 

24-bit color image

Format gambar yang menggunakan 24 bits untuk merepresentasikan warna pada tiap pixel. Setiap komponen RGB disimpan sebagai integer 8-bit, sehingga total memerlukan 24 bit. Hal ini digunakan agar dapat menciptakan suatu warna yang detail.

Kelebihan 24-bit color image :

Penggunaan 24 bit data tiap pixel untuk merepresentasikan warna menyebabkan warna yang tercipta akan sangat detail dan dapat mencakup seluruh warna yang dapat di-’terjemahkan’ oleh mata manusia normal, sehingga image jenis ini cocok dimanfaatkan untuk keperluan yang memerlukan advance graphics sebagai gambarnya, misal : iklan, seni, dll.

Penggunaan 24-bit color image memiliki beberapa kelemahan, diantaranya :

  • Ukuran file yang besar, karena tiap pixel memerlukan 24-bit untuk pewarnaannya. Hal ini akan menyebabkan 24-bit color image kurang cocok digunakan sebagai image yang digunakan dalam network/internet, karena akan memakan bandwith yang besar pula.
  • Memerlukan waktu pemrosesan/pengolahan yang relatif lama
  • Pewarnaan yang sangat detail kadang kurang diperlukan karena device output yang digunakan biasanya memiliki kemampuan representasi yang terbatas
  • Dhitering : Suatu proses pemberian noise pada gelombang (gambar, suara, video) sehingga mencegah large-scale pattern seperti kontur menjadi lebih obyektif dan tidak dianggap sebagai noise (uncorrelated noise). Algoritma dithering pada umumnya digunakan untuk memproses file audio maupun video digital. Dan sering digunakan pada step  akhir  pemrosesan audio ke dalam compact disk. Salah satu aplikasi pertama dari dither berasal dari PDII (Hrant H. Papazian). Aplikasi ini digunakan pada pesawat bomber sehingga dapat meningkatkan akurasi jatuhnya bom. Hal ini dapat dimungkinkan karena vibrasi getaran dari pesawat. Sejak saat itulah, kosa kata dither (“to tremble”) digunakan jika ingin meningkatkan akurasi dari suatu alat dengan menggunakan getaran. Istilah tersebut diadopsi oleh dunia digital sebagai penambahan noise terhadap gelombang.

 

5. Color-depthadalah jumlah bit yang digunakan untuk merepresentasikan sebuah warna dalam sebuah pixel.

Resolution adalah jumlah pixel yang terdapat pada sebuah Image.

 

6. 800 * 600 * 24 = 11520000 bit / 8 bit = 1440000 Byte = 1 406.25 KB

7. Anti aliasing adalah teknik penghalusan pada bagian2 tertentu dalam suatu gambar. Misal pada bagian yang runcing, pada perpotongan garis, pada bentuk2 sehingga akan tampak lebih halus. Kalau memakai AA ini (ada banyak tingkatnya mulai dari 2X sampai 16X atau lebih) akan memperberat kerja vga. Jadi dalam memainkan game yang sama fps akan drop. Misal tanpa AA dapat 30 fps, dengan AA 2X cuma dapat 25 fps. Kalo vga macam X550 saat ini kurang bagus untuk game berat. Lebih baik matikan AA nya.

8. Cyan Magenta Yellow Key, atau sering disingkat sebagai CMYK adalah proses pencampuran pigmen yang lazim digunakan percetakan. Tinta process cyan, process magenta, process yellow, process black dicampurkan dengan komposisi tertentu dan akurat sehingga menghasilkan warna tepat seperti yang diinginkan. Bahkan bila suatu saat diperlukan, warna ini dengan mudah bisa dibentuk kembali.

9. HSL dan HSV adalah dua Sistem koordinat-silinder yang paling umum  merepresentasikan poin dalam model warna RGB, yang mengatur ulang geometri RGB dalam upaya untuk perseptual yang lebih relevan daripada representasi koordinat kartesian HSL (hue, saturation, and lightness), kadang disebut HSL (hue, saturation, and luminosity/luminance). HSV (hue, saturation, and value), kadang disebut HSB (hue, saturation, and brightness). Model ketiga, yang umum dalam aplikasi visi komputer adalah HSI (hue, saturation, and intensity).Jadi perbedaan antara HSL dan HSV terletak di Lightness dan Value, Dimana Lightness akan semakin memperterang tiap hue (warna) hingga ke tingkat warna paling terang (putih), sedangkan Value hanya sampai mempercerah tiap hue (warna) saja dari posisi awal paling bawahnya berwarna gelap (hitam) seperti dapat dilihat pada gambar diatas.

10. Matlab color detection software

Print Friendly, PDF & Email